Tinggalkan komentar

KOREM 073/MAKUTARAMA GELAR UPACARA BENDERA MINGGU PERTAMA BULAN SEPTEMBER 2012

Bertempat di halaman Makorem 073/Makutarama telah dilaksanakan upacara bendera minggu pertama Bulan September 2012 dengan inspektur upacara Kepala Staf Korem 073/Makutarama Letkol Inf Sugeng Priyanto, sedangakan peserta upacara terdiri dari anggota Makorem dan Satdisjan Jajaran Korem073/Makutarama pada Hari Senin (3/9).

Dalam amananya Kasrem membaca amanat Komandan Korem 073/Makutarama yang menyampaikan  Pelaksanaan Upacara Bendera Bulan September ini, memiliki makna tersendiri bagi warga Korem 073/Makutarama, karena pada Tanggal 1 September 2012 Korem 073/Makutarama genap berusia 51 Tahun, di mana hari tersebut merupakan hari bersejarah awal  berdirinya Korem 073/Makutarama. Berkenaan dengan itu, saya atas nama pribadi, keluarga dan Komando mengucapkan Selamat Ulang Tahun kepada segenap prajurit, Pegawai Negeri Sipil dan Keluarga Besar Korem 073/Makutarama, semoga sepanjang pengabdiannya selalu dicintai rakyat.

Kita menyadari bahwa, tugas kita kedepan tidaklah semakin ringan, masih ada pihak-pihak yang berusaha mengancam keutuhan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, hal ini terbukti adanya sekelompok orang yang tidak bertanggungjawab, melakukan penyerangan penembakan dan pelemparan granat, terhadap pos polisi yang sedang menjalankan tugas pengamanan lebaran diwilayah Kota Solo.

Sedangkan disisi lain, akhir-akhir ini terjadi peristiwa keributan bentrok warga diberbagai wilayah, adapun kejadian  tersebut dipicu karena adanya pola pikir masyarakat yang sempit, beda paham, mempertahankan harga diri, dan sifat egois baik pribadi maupun kelompok.  Hal ini sangat merugikan berbagai pihak, baik harta, benda bahkan merenggut jiwa manusia yang tidak berdosa, apabila dibiarkan, akan mengganggu ketenangan masyarakat serta stabilitas keamanan.

Dalam konteks inilah saya perintahkan kepada segenap prajurit Jajaran Korem 073/Makutarama,   peka dan tanggap terhadap situasi yang berkembang dimasyarakat, optimalkan deteksi dini dan cegah dini serta laksanakan temu cepat dan lapor cepat, ingat bahwa setiap prajurit adalah sebagai badan pengumpul keterangan, apalagi sebagai Babinsa yang merupakan ujung tombak dari TNI Angkatan Darat dipedesaan.

Sebagai aparat teritorial dalam kondisi dan situasi seperti saat sekarang ini, tidak bisa berpangku tangan ataupun  bermalas-malasan tinggal diam di kantor, tingkatkan kegiatan komsos serta bersinergi  dengan Polri, Pemda, tokoh agama, tokoh masyarakat maupun tokoh pemuda di wilayahnya, sehingga melalui pendekatan tersebut akan didapat   suatu informasi yang terjadi di wilayah. (Penrem 073/Mkt).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: